Thebatterysdown.com – Ledakan terjadi di masjid SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11/2025), yang mengakibatkan sepuluh siswa saat ini masih dirawat di berbagai rumah sakit. Dari sepuluh korban, terdapat seorang pelaku berinisial F yang merupakan siswa di sekolah tersebut.
Kombes Pol Budi Hermanto, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, mengonfirmasi bahwa sepuluh korban tersebut tersebar di empat rumah sakit. Lima korban dirawat di RS Islam Cempaka Putih, tiga di RS Yarsi, satu di RSCM, dan satu lainnya di RS Polri. Pelaku berinisial F yang mengalami cedera berada di RS Polri dan dikenal sebagai sosok yang tertutup serta jarang bersosialisasi dengan teman-temannya.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, juga menjelaskan bahwa informasi mengenai insiden ini diperoleh dari pemeriksaan terhadap 16 saksi, termasuk keluarga, guru, dan teman sekolah pelaku. Menurut keterangan yang didapat, anak berkonflik dengan hukum tersebut dikenal memiliki kepribadian yang tertutup dan jarang berinteraksi dengan orang lain.
Ledakan ini menyebabkan kepanikan di sekitar lokasi dan memicu perhatian dari berbagai pihak. Pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif di balik tindakan pelaku serta memastikan keamanan di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Kasus ini menunjukkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental dan sosial anak-anak di lingkungan pendidikan.
Sementara itu, orang tua dan masyarakat setempat diharapkan tetap tenang dan mempercayakan proses penyelidikan kepada pihak berwenang untuk mendapatkan fakta yang jelas dan akurat. Pihak sekolah juga berupaya memberikan dukungan kepada siswa yang terdampak serta melakukan langkah-langkah preventif untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.