Thebatterysdown.com – Paparan kabut asap diketahui tidak hanya menyebabkan masalah pernapasan, tetapi juga berdampak serius pada kesehatan reproduksi pria. Dokter spesialis andrologi, Dr. Jefry Tribowo, menyebutkan bahwa efek jangka panjang dari paparan kabut asap dapat menurunkan kualitas sperma dan kadar hormon testosteron, yang berpotensi merugikan kesuburan pria.
Dalam sebuah video yang diunggahnya di media sosial, Dr. Jefry menjelaskan bahwa paparan kabut asap yang berkelanjutan dapat mengganggu kesehatan organ reproduksi pria. “Semakin lama terpapar kabut asap, kualitas sperma dapat menurun, testosteron pun bisa turun, bahkan kesehatan penis pun terganggu,” ujar Dr. Jefry.
Dampak buruk dari polusi ini semakin nyata jika tidak diantisipasi dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan menjaga kesehatan terutama di wilayah yang sering mengalami kabut asap.
Sebagai solusi, Dr. Jefry menyarankan beberapa langkah praktis untuk melindungi diri. Pertama, disarankan untuk menggunakan air purifier di dalam ruangan. Banyak orang keliru menganggap bahwa ruang tertutup bebas dari polusi, padahal partikel halus kabut asap dapat menembus area tersebut, terutama saat malam. Dengan menggunakan alat pemurni udara, kualitas udara dalam ruangan dapat terjaga dengan lebih baik.
Langkah-langkah pencegahan ini sangat penting untuk menjaga kesehatan reproduksi dan stamina tubuh, terutama di tengah meningkatnya kualitas udara yang buruk akibat polusi. Kesiapan dalam menghadapi masalah kesehatan akibat kabut asap adalah kunci untuk meminimalisir dampaknya pada kehidupan sehari-hari.
![Bahaya Kabut Asap Ternyata Ganggu Kesehatan Reproduksi Pria | thebatterysdown [original_title]](https://thebatterysdown.com/wp-content/uploads/2026/08/pria-DPR0_large.jpg)