Thebatterysdown.com – Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Maino Dwi Hartono mengungkapkan, realisasi distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk tahun 2026 hingga pertengahan Juli telah mencapai 678,87 ribu ton. Penyaluran ini ditargetkan mencapai 828 ribu ton, di mana sebanyak 457,82 ribu ton telah disalurkan antara Maret dan 12 Juli 2026, mencakup 55,29 persen dari target periode tersebut.
Maino menjelaskan, jika dibandingkan dengan tahun lalu, capaian ini meningkat sekitar 274 persen, mengingat realisasi penyaluran beras SPHP hingga 9 Juli 2025 hanya mencapai 181,17 ribu ton. Ia menyatakan bahwa pemerintah memperluas distribusi beras melalui sembilan jalur penyaluran untuk memastikan bantuan sampai ke masyarakat dengan lebih cepat.
Dalam pelaksanaannya, penyaluran beras tidak hanya fokus pada pasar, tetapi juga diperluas ke berbagai saluran, termasuk Gerakan Pangan Murah (GPM) agar beras yang terjangkau dapat langsung mencapai masyarakat. Maino menekankan pentingnya memaksimalkan berbagai outlet penyaluran untuk mencapai target distribusi yang telah ditetapkan.
Pemerintah, menurutnya, berkomitmen menjaga harga beras agar tetap wajar bagi petani dan konsumen. Saat ini, harga gabah di tingkat petani berada di kisaran Rp7.500 hingga Rp8.000 per kilogram. Beras SPHP yang dibagikan dalam kemasan lima kilogram ini dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berbeda-beda berdasarkan zona wilayah.
Distribusi beras untuk program stabilisasi ini dilakukan secara kontinu sepanjang tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kestabilan harga di pasar serta memudahkan akses masyarakat terhadap pangan yang terjangkau. Penyaluran beras melibatkan berbagai instansi, termasuk koperasi dan swalayan, guna memastikan bahwa kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik.
![Bapanas Sebut Distribusi Beras SPHP Sudah Capai 678,87 Ribu Ton | thebatterysdown [original_title]](https://thebatterysdown.com/wp-content/uploads/2026/07/12B6285F-EDC9-459D-B8AA-5E1C00388BB2.jpeg)