Thebatterysdown.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengonfirmasi kesiapannya untuk menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan ini diusulkan sebagai langkah efisiensi dan penghematan energi akibat dampak ketegangan yang terjadi di Timur Tengah.
Pramono menyatakan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hanya menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan kebijakan tersebut. “Pemerintah DKI Jakarta akan sepenuhnya mengikuti apa yang menjadi kebijakan dari pusat,” ujarnya dalam sebuah pernyataan di Jakarta Pusat pada Jumat (27/03/2026).
Ia juga menegaskan bahwa kebijakan ini tidak akan menyulitkan atau menambah beban pada Pemprov DKI Jakarta. Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa penerapan WFA/WFH tidak mengganggu sektor pelayanan publik. Pemprov DKI Jakarta telah beberapa kali mengimplementasikan sistem tersebut tanpa mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat.
Kebijakan ini muncul dalam konteks upaya pemerintah daerah untuk menyesuaikan dengan kondisi global saat ini, sambil tetap menjaga efektivitas operasional. Penantian akan keputusan pemerintah pusat menunjukkan komitmen Pemprov DKI untuk beradaptasi demi kesejahteraan bersama.
Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan ASN dapat berkontribusi lebih baik dalam suasana kerja yang fleksibel. Implementasi WFA/WFH diprediksi akan menjadi bagian penting dalam strategi pemulihan pasca-pandemi, serta mendukung upaya penghematan energi yang semakin mendesak.
![Beban Pemprov DKI Dinilai Sebagai Tantangan Positif | thebatterysdown [original_title]](https://thebatterysdown.com/wp-content/uploads/2026/03/pramono-respons-usulan-wfa-demi-hemat-energi-bukan-beban-atau-kesulitan-bagi-pemprov-dki-byr.jpg)