Thebatterysdown.com – Masalah kulit seperti eksim sering dikeluhkan oleh banyak orang, terutama saat kondisi cuaca yang ekstrem. Menurut dokter dan influencer kesehatan, dr. Aditya Surya Pratama, kemerahan yang berlangsung lama pada kulit dapat menjadi indikasi adanya kerusakan pada benteng kulit atau skin barrier. Hal ini bisa menyebabkan berbagai masalah kulit, termasuk eksim.
Dr. Aditya menjelaskan bahwa kemerahan yang bertahan sebulan atau lebih adalah tanda bahwa skin barrier mengalami gangguan. Penyebabnya tidak hanya berasal dari faktor internal, melainkan juga lingkungan dan perubahan cuaca yang signifikan, seperti panas terik.
Dia mengatakan, “Panas bisa memicu eksim melalui kehilangan air berlebih dari kulit, gangguan sistem imun, serta faktor lingkungan lain.” Ketika skin barrier mengalami kerusakan, kulit cenderung kehilangan kelembaban alami, yang dikenal sebagai transepidermal water loss. Kondisi ini membuat kulit lebih rentan terhadap iritasi, yang dapat menimbulkan reaksi kemerahan atau flare up.
Dalam menghadapi masalah ini, penting untuk mengenali langkah-langkah perawatan yang tepat. Menggunakan produk yang mendukung pemulihan skin barrier dan menjaga kelembaban kulit adalah beberapa langkah yang dianjurkan. Merawat kulit secara benar dan memahami pemicu eksim dapat membantu mencegah kondisi tersebut berulang.
Keberadaan masalah ini di tengah perubahan iklim menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan kulit dan pemahaman tentang faktor-faktor yang mempengaruhinya. Dengan penanganan yang tepat, kulit dapat kembali sehat dan terjaga dari gangguan serupa di masa mendatang.
![Cuaca Panas Dapat Memicu Eksim, Ciri dan Perawatan Kulit Sensitif | thebatterysdown [original_title]](https://thebatterysdown.com/wp-content/uploads/2026/07/wajah_merah-AHXk_large.jpg)