Thebatterysdown.com – Federasi dan pemain Timnas Argentina menerima hukuman serius dari FIFA akibat insiden keributan yang terjadi saat Piala Dunia 2026. Kejadian tersebut dipicu oleh tindakan agresif salah satu pemain, Leandro Paredes, yang memukul gelandang Timnas Spanyol, Pablo Gavi, setelah pertandingan final pada 20 Juli 2026 di Stadion New Jersey, Amerika Serikat.
Dalam keributan yang mewarnai akhir laga tersebut, Paredes bukan satu-satunya yang terlibat. Pemain lain, Nahuel Molina, juga diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap Rodri, gelandang Timnas Spanyol, dalam situasi yang penuh emosi setelah Argentina merayakan kemenangan 1-0. Akibat perilaku buruk ini, FIFA menjatuhkan beragam sanksi kepada para pemain serta pihak federasi.
Sebagai sanksi, Paredes dijatuhi larangan bermain selama sepuluh pertandingan internasional dan denda sebesar USD 90 ribu (sekitar Rp 1,6 miliar). Sementara itu, Molina mendapatkan hukuman larangan bermain selama tujuh pertandingan dan denda yang sama. Gavi juga tak luput dari sanksi; pemain Barcelona ini harus menjalani larangan satu pertandingan dan didenda USD 30 ribu (sekitar Rp 530 juta). Thiago Almada, pemain lain dari Argentina, menerima hukuman serupa terkait insiden ini.
Hukuman ini bertujuan untuk menjaga integritas dan sportivitas dalam kompetisi internasional. FIFA menegaskan komitmennya dalam memberikan disiplin terhadap perilaku yang dinilai tidak pantas, guna menciptakan atmosfer yang sehat dan kompetitif dalam setiap pertandingan. Keputusan ini menunjukkan bahwa tindakan kekerasan tidak akan ditoleransi, termasuk di pentas sebesar Piala Dunia.
![Denda Rp5 M untuk Argentina, 3 Pemain Kena Sanksi Piala Dunia 2026 | thebatterysdown [original_title]](https://thebatterysdown.com/wp-content/uploads/2026/08/federasi_dan_pemain_timnas_argentina_dijatuhi_hukuman_gara_gara_keributan_di_piala_dunia_2026-UPbp_l.jpeg)