Thebatterysdown.com – Harga cabai merah di Aceh mengalami penurunan signifikan setelah hari ke-16 lebaran Idulfitri 1447 H. Setelah sempat melonjak tinggi menjelang lebaran, harga kini kembali stabil dan lebih terjangkau bagi konsumen.
Pada hari Jumat dan Sabtu (4/4), di pusat pasar sayur Pante Teungoh, Kota Sigli, harga cabai merah berkualitas super terpantau mencapai Rp 35.000 per kilogram. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan harga pada hari mameugang yang mencapai Rp 60.000 hingga Rp 65.000 per kilogram. Sementara itu, harga cabai merah kualitas standar kini berada di angka Rp 30.000 per kilogram, turun dari harga sebelumnya yang berkisar antara Rp 50.000 hingga Rp 55.000.
Fadli, salah satu pedagang cabai eceran di pasar tersebut, menjelaskan bahwa turunnya harga disebabkan oleh normalnya pasokan dari para petani lokal. Ia juga menambahkan bahwa meskipun ada peningkatan permintaan setelah lebaran akibat tradisi kenduri dan pesta pernikahan, stok barang tetap mencukupi.
Pernyataan serupa disampaikan oleh Muslim, seorang pedagang di pasar Caleue, yang mengungkapkan bahwa harga cabai merah biasanya meningkat menjelang mameugang dan lebaran karena tingginya permintaan masyarakat. Namun, dengan ketersediaan pasokan dari petani lokal dan pasar luar, harga kembali mereda.
Ibu rumah tangga Nurbaiti menambahkan bahwa kemungkinan harga cabai merah akan mengalami lonjakan lagi menjelang mameugang pada Idul Adha mendatang. Dengan harga yang lebih stabil saat ini, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan bumbu masakan tanpa harus khawatir akan biaya yang tinggi.
![Harga Cabai Merah di Aceh Turun Usai Lebaran Idulfitri 1447 H | thebatterysdown [original_title]](https://thebatterysdown.com/wp-content/uploads/2026/04/1775313522_d452cc6d6cf84f5a81b9.jpg)