Site icon thebatterysdown

IHSG Diprediksi Terjatuh ke 6.000, Pasar Cermati Reshuffle

[original_title]

Thebatterysdown.com – IHSG diproyeksikan bergerak fluktuatif seiring pelaku pasar yang memantau kepastian kebijakan ekonomi pascarombak kabinet. Pengamat pasar modal menjelaskan bahwa ketidakpastian ini akan mempengaruhi indeks hingga perdagangan akhir pekan.

Hendra Wardana, seorang pengamat pasar yang juga merupakan pendiri Republik Investor, menyatakan bahwa IHSG berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan volatil. Dia menambahkan, pasar masih membutuhkan waktu untuk mencerna dampak signifikan dari reshuffle kabinet. Kondisi ini pun diperburuk oleh pelemahan nilai tukar rupiah dan tekanan arus keluar modal asing, yang bersamaan dengan lonjakan harga komoditas energi global.

Pada penutupan perdagangan terakhir, IHSG mengalami penurunan sebesar 1,02% dan ditutup di level 6.009,50. Sebelumnya, indeks sempat terjatuh ke posisi 5.900, tetapi berhasil rebound dan berada di atas batas psikologis 6.000. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan koreksi nilai tukar rupiah yang melemah 0,40% menjadi Rp17.966 per dolar AS.

Arus modal asing juga menunjukkan tren negatif, dengan aksi jual bersih senilai Rp240 miliar yang memperburuk akumulasi net sell nonresiden di pasar reguler sepanjang tahun ini, mencapai sekitar Rp107,4 triliun. Tekanan dari sentimen politik domestik dan faktor eksternal menjadi penyebab utama volatilitas di pasar saham saat ini, menambah kompleksitas bagi investor yang berupaya menilai situasi ke depan.

Exit mobile version