Thebatterysdown.com – Iran tidak akan menunggu selesainya pemilu Amerika Serikat untuk memulai kembali pertempuran. Pernyataan ini disampaikan oleh Mokhtar Haddad, pemimpin redaksi surat kabar Iran, Al-Wefaq. Dalam wawancaranya dengan Al Jazeera, Haddad menyoroti bahwa laporan terbaru dari media AS menunjukkan adanya keinginan untuk mengelola ketegangan sebelum pemilu paruh waktu di AS, dengan harapan menghindari konflik berskala besar hingga periode pemilu berakhir.
Haddad mencatat bahwa Menteri Luar Negeri AS memberikan sinyal bahwa tidak ada rencana untuk melancarkan serangan baru terhadap Iran dalam waktu dekat. Namun, ia berpandangan bahwa rencana tersebut justru menunjukkan strategi untuk melewati masa pemilu sebelum kembali melanjutkan aksi militer. “Dia ingin menyampaikan bahwa pemilu paruh waktu itu penting bagi mereka. Mereka ingin melewati fase ini, lalu baru memulai pertempuran,” ujarnya.
Seraya mengungkapkan sikap tegas Iran, Haddad menegaskan bahwa negara tersebut tidak akan menunggu dan hanya akan berdiam diri. “Menurut saya, Iran tidak akan tinggal diam menunggu Amerika untuk menyelesaikan masa pemilu sebelum kembali melakukan pertempuran yang lebih luas,” imbuhnya. Pernyataan ini menggarisbawahi ketegangan yang terus membara antara Iran dan AS, terutama dalam konteks isu-isu militer dan diplomasi yang melibatkan kedua negara.
Situasi ini menunjukkan kompleksitas hubungan internasional yang terus berubah, di mana tindakan dan reaksi dari masing-masing pihak menjadi kunci dalam menentukan arah konflik yang mungkin terjadi ke depan.
![Iran Siap Bertindak Sebelum Pemilu AS Usai | thebatterysdown [original_title]](https://thebatterysdown.com/wp-content/uploads/2026/08/pimred-alwefaq-iran-tidak-akan-menunggu-selesai-pemilu-as-untuk-berperang-nky.jpg)