Thebatterysdown.com – Jennifer Coppen mengklarifikasi peristiwa yang melibatkan dirinya ditampar sekelompok pria di Bali yang sempat menjadi perdebatan publik. Dalam penjelasannya, dia menjelaskan bahwa kejadian tersebut bukan terjadi karena sikapnya yang dianggap lemes, melainkan sebagai tindakan membela seorang wanita yang sedang dilecehkan.
Dalam pernyataan yang dibagikan melalui Insta Story pada tanggal 17 Februari 2026, Jennifer mengungkapkan, “Aku ditampar karena berusaha membela cewek yang sedang dilecehkan oleh beberapa oknum yang sedang mabuk.” Kejadian tersebut berlangsung pada Mei 2022 di sebuah kelab malam bernama Shishi Bar di Kuta Utara.
Jennifer menjelaskan bahwa saat itu dia melihat sekelompok pria mengganggu seorang wanita asing yang sedang dalam keadaan mabuk. Saat mencoba menghentikan tindakan mereka, sekelompok pria tersebut malah menyerang Jennifer dan menarik teman-temannya ke dalam situasi itu. Penjelasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar sebelumnya.
Menurut laporan yang diterima oleh kepolisian, Jennifer telah melaporkan insiden tersebut ke Polsek Kuta Utara, dan hal ini telah dikonfirmasi oleh Iptu Mohammad Amir, Kepala Unit Reskrim Polsek Kuta Utara saat itu. Kejadian ini terjadi pada 12 Mei 2022 sekitar pukul 03.30 WIB dan menjadi perhatian media saat itu.
Melalui klarifikasinya, Jennifer berusaha menegaskan bahwa tindakan yang dilakukannya adalah sebuah bentuk nilai moral dan kepedulian terhadap orang lain, bukan karena perilakunya yang dianggap merugikan dirinya. Ini menjadi penegasan bahwa setiap tindakan mendukung sesama harus dihargai dan tidak dipandang sebelah mata.
![Jennifer Coppen Dituduh Ditampar Pria Karena Lemes, Begini Faktanya | thebatterysdown [original_title]](https://thebatterysdown.com/wp-content/uploads/2026/02/jennifer_coppen-bRHA_large-scaled.jpg)