Site icon thebatterysdown

Kepala BPOM Ungkap Potensi Rempah dan Kuliner Indonesia Global

[original_title]

Thebatterysdown.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia mengumumkan telah mengeluarkan sekitar 20 ribu izin edar untuk berbagai produk jamu. Kepala BPOM Taruna Ikrar menyampaikan hal tersebut dalam sebuah kuliah umum di Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat, pada hari Jumat lalu. Ia menegaskan bahwa banyaknya izin ini menunjukkan bahwa jamu Indonesia memiliki pengakuan global yang signifikan.

Dalam kesempatan tersebut, Ikrar menyatakan bahwa keberadaan jamu sebagai produk khas Indonesia bukan hanya sekadar lokal, melainkan memiliki potensi yang besar untuk mendunia dan memberikan dampak positif terhadap kesehatan. “Kami memiliki jamu terbesar di dunia,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ikrar menekankan pentingnya untuk mengembangkan dan memperluas potensi tersebut. Produk lokal seperti rendang dan rempah-rempah juga dinilai memiliki daya saing dan dapat membantu menembus pasar internasional. Rendang, khususnya, disebut meraih peringkat pertama sebagai hidangan kelapa terbaik di dunia menurut TasteAtlas pada tahun 2025, sekaligus menggarisbawahi nilai kuliner Indonesia di mata dunia.

Ikrar menambahkan bahwa BPOM sedang berusaha menyelesaikan permasalahan terkait rempah-rempah yang merupakan salah satu produk unggulan negara. Ia mengungkapkan kekhawatiran ketika BPOM Amerika menemukan kandungan zat radioaktif dalam cengkeh yang diekspor ke sana, namun semua permasalahan telah ditangani.

Ia menutup dengan menyebutkan bahwa potensi besar ini harus dikelola dengan baik, termasuk kemungkinan pendirian pusat keunggulan untuk rendang dan produk lokal lainnya, sehingga dapat mengangkat nama Indonesia di kancah internasional.

Exit mobile version