Site icon thebatterysdown

LPPM Untan Teliti Potensi Energi Terbarukan di Sambas Kalbar

[original_title]

Thebatterysdown.com – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Tanjung Pura Pontianak sedang mengkaji potensi pengembangan tiga jenis energi terbarukan di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mendukung kebutuhan listrik dan mengurangi emisi karbon di wilayah tersebut.

Dr. Erdi, Ketua Tim Peneliti, menyampaikan bahwa hasil penelitian menunjukkan tiga sumber energi terbarukan unggulan: energi surya, air, dan biomassa. Ketiga sumber ini diperkirakan bisa menghasilkan daya listrik hingga 466 megawatt, cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Sambas, yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Dalam laporannya, Erdi mencatat bahwa potensi terbesar berasal dari tenaga surya, dengan kontribusi mencapai 45 persen, diikuti energi biomassa 35 persen, dan tenaga air 20 persen. Lokasi-lokasi yang dinilai paling potensial untuk pengembangan energi surya meliputi Kecamatan Paloh, Tebas, Teluk Keramat, Sejangkung, dan Sajingan Besar. Sementara itu, tenaga air dapat dikembangkan di beberapa daerah aliran sungai, dan biomassa difokuskan di 11 Perkebunan Kelapa Sawit yang ada.

Penelitian yang dilakukan bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) ini menunjukkan bahwa pengembangan energi terbarukan di Sambas dapat menurunkan emisi gas rumah kaca antara 32 ribu hingga 97 ribu ton CO2 per tahun. Ini sejalan dengan komitmen Indonesia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Ketua Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia Kalimantan Barat, Haryanto, juga menekankan potensi biomassa dari limbah cair kelapa sawit, yang dapat menghasilkan gas metan untuk energi alternatif. Dengan demikian, pengembangan energi terbarukan di wilayah ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik di Kalbar.

Exit mobile version