Thebatterysdown.com – Mandiri Spending Index (MSI) menunjukkan peningkatan belanja masyarakat pada pekan terakhir 2025, meskipun laju pertumbuhannya melambat dibandingkan dengan puncak periode menjelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, melaporkan bahwa MSI mencapai 354,5 pada 28 Desember 2025, dengan pertumbuhan mingguan sebesar 0,6 persen.
Belanja selama periode ini masih positif, tetapi tidak sekuat minggu sebelumnya yang tercatat 4,4 persen. Pertumbuhan belanja cenderung tersebar di berbagai daerah, dengan Sumatera mengalami kenaikan tertinggi sebesar 1,1 persen, diikuti Jawa 0,9 persen, dan Maluku-Papua 0,6 persen. Sementara itu, Kalimantan dan Sulawesi mencatat penurunan masing-masing sebesar 1,4 persen dan 0,1 persen.
Sektor yang paling mendukung pertumbuhan belanja adalah leisure dan barang konsumen. Pada momen Natal hingga Tahun Baru, belanja di sektor hotel tumbuh 9,3 persen, dan barang kecantikan meningkat 10 persen. Selain itu, belanja di sektor fesyen naik 10,5 persen, sedangkan aktivitas dining-out naik 7,2 persen.
Indeks tabungan menunjukkan tren berbeda pada berbagai kelompok pendapatan. Indeks tabungan kelompok bawah turun menjadi 72,4, sedangkan kelompok menengah justru meningkat menjadi 101,2. Hal ini menunjukkan bahwa kelompok bawah cenderung menggunakan tabungan untuk meningkatkan belanja, sedangkan kelompok menengah memilih untuk menabung lebih banyak.
Menjelang Ramadan pada Februari 2026, menteri ekonomi memprediksi konsumsi rumah tangga akan tetap kuat. Berbagai stimulus dan realisasi belanja pemerintah diharapkan lebih optimal. Namun, keberlanjutan konsumsi juga sangat bergantung pada penciptaan lapangan kerja yang berkualitas.
![Masyarakat Alami Peningkatan Belanja Menjelang Akhir 2025 | thebatterysdown [original_title]](https://thebatterysdown.com/wp-content/uploads/2026/01/diskon-akhir-tahun-di-pusat-perbelanjaan-2696824.jpg)