Site icon thebatterysdown

Mengenal Harbin, Kota Es di China dan Kampung Halaman Ningning Aespa

[original_title]

Thebatterysdown.com – Harbin, kota di timur laut China yang dikenal sebagai “Kota Es,” menjadi perhatian penggemar K-Pop karena merupakan kampung halaman Ningning, anggota grup aespa. Harbin, yang merupakan ibu kota Provinsi Heilongjiang, memiliki musim dingin yang ekstrim dengan suhu sering mencapai puluhan derajat Celsius di bawah nol. Ningning mengaku terbiasa dengan cuaca dingin, yang dapat menjadi keuntungan saat berkarir di Korea Selatan.

Secara geografis, Harbin berbatasan dengan Rusia dan memiliki arsitektur yang dipengaruhi oleh gaya Rusia. Dengan iklim kontinental, kota ini mengalami perbedaan suhu signifikan antara musim dingin dan musim panas. Data menunjukkan, bulan Januari adalah bulan terdingin, dengan suhu rata-rata harian berkisar antara -17 hingga -18 derajat Celsius. Suhu terendah yang tercatat pernah mencapai -38,1 derajat Celsius pada 4 Januari 1970.

Kondisi dingin ini tidak hanya mempengaruhi kehidupan sehari-hari, tetapi juga menjadi daya tarik wisata. Festival “Ice and Snow World,” yang diadakan setiap tahun dari Desember hingga Februari, menarik banyak pengunjung. Festival ini menampilkan bangunan dan patung yang terbuat dari es, menciptakan suasana seperti negeri dongeng.

Namun, selain cuaca dingin, Harbin juga mengalami musim panas yang cukup hangat. Bulan Juli tercatat sebagai bulan terpanas, dengan suhu rata-rata mencapai 28 derajat Celsius. Suhu tertinggi yang pernah tercatat di Harbin adalah 39,2 derajat Celsius, menunjukkan karakteristik unik dari kota ini. Dengan kombinasi kondisi cuaca yang ekstrem, Harbin memiliki pesona tersendiri yang menarik perhatian wisatawan dan penggemar K-Pop di seluruh dunia.

Exit mobile version