Thebatterysdown.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengundang dunia usaha untuk berinvestasi dalam program-program strategis pemerintah yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam acara Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkornas) XXXV Asosiasi Pengusaha Indonesia di Makassar, Selasa (4/8), Zulhas menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta untuk memperbaiki rantai pasok, distribusi, dan pengolahan pangan.
Zulkifli menjelaskan bahwa tanpa peran aktif pengusaha, program-program strategis nasional tidak akan optimal dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan nilai tambah sektor pangan. Beberapa program prioritas yang dibuka untuk kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), Kawasan Nelayan Modern Terintegrasi (KNMP), serta Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Saat ini, telah terbentuk lebih dari 30.000 koperasi desa/kelurahan di seluruh Indonesia, dengan target pembangunan 35.872 gedung KDMP yang rampung pada Agustus 2026. Koperasi ini diharapkan menjadi pusat distribusi pangan dan menggerakkan ekonomi lokal.
Dalam sektor kelautan, program KNMP yang melibatkan pembangunan sebanyak 1.386 proyek hingga 2026 juga membuka peluang investasi pada fasilitas logistik dan pengolahan hasil laut. Selain itu, pemerintah berupaya mengembangkan 33 fasilitas PSEL yang akan mengelola sampah sambil menyediakan energi alternatif, dengan target pengurangan timbulan sampah hingga 33.000 ton per hari pada 2029.
Zulkifli mengharapkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha sehingga program-program strategis tidak hanya berjalan sebagai kebijakan tetapi juga menjadi sumber investasi yang memperkuat perekonomian nasional.
![Menko Pangan Ajukan Investasi untuk Program Strategis Pangan | thebatterysdown [original_title]](https://thebatterysdown.com/wp-content/uploads/2026/08/1000177508.jpg)