Site icon thebatterysdown

Polda Metro Jaya Siap Menjawab Pertanyaan Masyarakat

[original_title]

Thebatterysdown.com – Pemblokiran rekening Supriyono, aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), telah menjadi sorotan publik dan mendapat konfirmasi dari Polda Metro Jaya bahwa tindakan tersebut dilakukan atas permintaan kepolisian. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Qodari, saat ditemui di kantornya, Rabu (26/8/2026). Ia menjelaskan, pentingnya memastikan bahwa proses pemblokiran rekening mematuhi regulasi yang berlaku.

Qodari menyarankan agar masyarakat melakukan klarifikasi lebih lanjut kepada pihak Polda Metro Jaya mengenai apakah pemblokiran itu sudah sesuai dengan ketentuan hukum. Dia menambahkan, jika di kemudian hari ditemukan adanya ketidakpatuhan dalam proses pemblokiran, hal tersebut dapat dijadikan bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan.

Rekening Supriyono diketahui tidak dapat digunakan saat ia mendampingi warga Pati menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR RI pada Jumat (21/8/2026). Pemblokiran ini mengundang kritik dari berbagai kalangan, termasuk koalisi masyarakat sipil, yang menilai kebijakan tersebut bisa menghambat aktivitas warga dalam menyampaikan pendapat. Selain itu, mereka juga menyampaikan kekhawatiran mengenai keamanan dana masyarakat yang disimpan di perbankan.

Rekening yang diblokir memiliki saldo sekitar Rp80,9 juta, yang diperoleh dari dana pribadi dan sumbangan masyarakat. Dana tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan peserta aksi, seperti makanan, transportasi, dan akomodasi selama kegiatan. Kejadian ini menjadi perhatian besar di masyarakat, menciptakan diskusi terkait kebebasan berpendapat dan pengawasan terhadap layanan perbankan.

Exit mobile version