Thebatterysdown.com – Metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) tengah diterapkan di lahan pertanian Kelompok Tani Setia Kawan, Desa Kampung Baru, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas padi hingga dua kali lipat, sejalan dengan program Kementerian Pertanian dalam menjaga swasembada pangan nasional.
Ketua Tim Kerja Kabupaten Rejang Lebong dari Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP) Provinsi Bengkulu, Didik Ari Supeno, menjelaskan bahwa tahap kedua pelaksanaan ini mengikuti ujicoba penanaman awal di lahan seluas 2 hektare. Metode PM-AAS diyakini dapat meningkatkan hasil panen dari 4-5 ton per hektare menjadi 8-10 ton per hektare, serta mendukung efisiensi waktu dan biaya dalam budidaya padi.
Didik menambahkan, salah satu keunggulan PM-AAS adalah peningkatan populasi tanaman yang memungkinkan satu kali tanam menghasilkan produksi setara dengan dua kali penanaman menggunakan metode konvensional. Program ini menargetkan penerapan di areal seluas 883 hektare dan Desa Kampung Baru dipilih karena potensi hamparan sawah yang luas.
Kementerian Pertanian melaksanakan gerakan tanam serentak secara berkala sejak April 2026 sebagai bagian dari upaya memastikan ketahanan pangan nasional pasca keberhasilan swasembada beras pada tahun 2025. Didik menegaskan perlunya kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah pusat, daerah, dan penyuluh pertanian untuk mencapai tujuan ini.
Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Perikanan Rejang Lebong, R. Ade Fitriyeni, juga menyampaikan komitmennya untuk memberikan dukungan kepada kelompok tani. Ia berharap pemanfaatan teknologi PM-AAS dapat memperkuat ketahanan pangan dan mendukung swasembada beras di daerah.
![Sawah Rejang Lebong Jadikan Contoh Metode Tanam PM-AAS | thebatterysdown [original_title]](https://thebatterysdown.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261019_170216.jpg)