Thebatterysdown.com – Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara terkait penembakan yang terjadi di Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) yang berlangsung di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Dalam proses tersebut, aparat keamanan berhasil menyita delapan selongsong peluru kaliber 5,56 mm dari lokasi, yang menandakan kehadiran senjata api dalam insiden tersebut.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo, mengungkapkan bahwa selain selongsong peluru, pihaknya juga menemukan satu jaket dan sebuah proyektil GLM sebagai barang bukti. Penembakan ini terjadi dalam konteks festival budaya yang biasanya dihadiri banyak pengunjung dan menampilkan berbagai atraksi seni tradisional.
Lebih lanjut, petugas menemukan bekas tembakan serta serpihan proyektil di salah satu kendaraan korban, berupa Mitsubishi Triton dengan nomor polisi PA 8418 Z. Hal ini menunjukkan bahwa kendaraan tersebut mungkin terlibat langsung dalam peristiwa penembakan. Empat serpihan proyektil dari kendaraan juga berhasil diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kasus ini menarik perhatian publik karena melibatkan acara budaya yang biasanya berlangsung dalam suasana damai. Polres Jayawijaya kini tengah mendalami dugaan keterlibatan dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dalam insiden yang memicu kepanikan di kalangan pengunjung festival. Aparat kepolisian berupaya mengusut tuntas kasus ini untuk memastikan keamanan di wilayah tersebut. Penembakan ini menjadi sorotan serius mengingat signifikansinya bagi masyarakat serta dampaknya terhadap kegiatan budaya lokal.
![Selongsong Peluru 5,56 mm Ditemukan di Lokasi Penembakan Baliem | thebatterysdown [original_title]](https://thebatterysdown.com/wp-content/uploads/2026/08/8-selongsong-peluru-kaliber-556-mm-disita-dari-tkp-penembakan-festival-lembah-baliem-xau.jpg)