Thebatterysdown.com – Sutradara ternama Iran, Majid Majidi, secara tegas mengkritik sikap para ulama Universitas Al-Azhar terhadap agresi militer yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap negara-negara Muslim, termasuk Iran. Dalam pernyataannya, Majidi menegaskan bahwa cendekiawan di Al-Azhar seharusnya bersuara menentang penindasan yang menimpa umat Islam, mulai dari Gaza hingga Iran, terutama di tengah ketegangan yang semakin memuncak.
Majidi, yang dikenal secara internasional dengan karya-karyanya yang mendalam dan perspektif kemanusiaan, mengungkapkan kekecewaannya saat agresi tersebut terus berlanjut. Perang Israel-AS, yang dimulai pada 28 Februari lalu dengan pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, kini memasuki minggu keempat tanpa tanda-tanda akhir. Ia menyatakan betapa pentingnya suara para ulama dalam menyuarakan perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami oleh umat Muslim.
Dalam kritiknya, Majidi mengingatkan bahwa Universitas Al-Azhar, yang namanya diambil dari Sayyidah Fatimah Zahra, memiliki tanggung jawab untuk menjadi penggerak persatuan dan solidaritas di kalangan umat Islam. Ia menekankan bahwa Al-Azhar dulu dikenal sebagai suara utama Islam Sunni, namun kini dirasa telah kehilangan arah dengan tidak mengambil sikap terhadap situasi yang mengancam keselamatan umat Muslim.
Majidi mengakhirinya dengan ungkapan kekecewaan dan kemarahan, menegaskan kembali pentingnya dukungan moral dari institusi keagamaan seperti Al-Azhar dalam menghadapi tantangan global yang dihadapi oleh umat Islam saat ini.
![Sutradara Iran Pimpin Kritik pada Ulama Al Azhar Soal AS | thebatterysdown [original_title]](https://thebatterysdown.com/wp-content/uploads/2026/03/sutradara-iran-ini-kecam-ulama-al-azhar-yang-diam-atas-agresi-as-israel-wdu.jpg)