Thebatterysdown.com – Tragedi demam emas terjadi di desa Zamboye, Republik Afrika Tengah, di mana lebih dari 100 orang tewas akibat tanah longsor yang menghancurkan tambang emas rakyat. Insiden mengerikan ini berlangsung pada Selasa sore dan terjadi sekitar 50 kilometer dari Kota Baboua, dekat perbatasan Kamerun.
Longsor yang menerjang tambang tersebut juga mengubur banyak penambang yang sedang bekerja. Rekaman video yang beredar memperlihatkan momen saat tanah longsor menimpa sekelompok orang. Menurut pernyataan jaksa setempat, banyak individu lainnya masih terjebak di bawah material longsoran, meski rincian jumlah korban tewas resmi belum dirilis.
Gervais Ganagoroh, seorang relawan Palang Merah yang terlibat dalam upaya penyelamatan, menyatakan bahwa lebih dari 100 jenazah telah ditemukan di lokasi bencana. Hal ini diperkuat oleh seorang pejabat senior asosiasi pertambangan setempat yang juga mengonfirmasi jumlah korban kepada media internasional. Pihak berwenang saat ini tengah melakukan penyelidikan mengenai penyebab insiden yang disinyalir akibat runtuhnya terowongan bawah tanah tempat penambang beroperasi.
Tragedi ini mencerminkan risiko tinggi yang dihadapi oleh para penambang di daerah tersebut, di tengah demam emas yang melanda. Para analis menunjukkan bahwa aktivitas penambangan di wilayah ini sering kali dilakukan tanpa pengawasan yang memadai, meningkatkan kemungkinan terjadinya bencana seperti tanah longsor.
Pihak otoritas di Republik Afrika Tengah berjanji untuk menyelidiki kejadian ini secara menyeluruh guna mencegah insiden serupa terjadi di masa depan. Penyelamatan dan pencarian masih berlanjut di lokasi bencana, di tengah harapan dapat menemukan warga yang mungkin terjebak.
![Tragedi Demam Emas: Ratusan Korban Tewas Terkubur Secepatnya | thebatterysdown [original_title]](https://thebatterysdown.com/wp-content/uploads/2026/08/tragedi-demam-emas-lebih-dari-100-orang-tewas-terkubur-dalam-sekejap-yxq.jpg)