Site icon thebatterysdown

Wamen Imipas Silmy Karim Terjerat Kasus Pemerasan Besar-besaran

[original_title]

Thebatterysdown.com – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan pemerasan yang terkait dengan dokumen keimigrasian. Penetapan tersangka ini terjadi bersama dengan tujuh orang lainnya dan mengindikasikan keterlibatan dalam praktik pemerasan dengan nilai yang ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa penetapan ini didukung oleh cukup banyak barang bukti. Dalam konferensi pers yang dijadwalkan, KPK berencana untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai jumlah pasti yang terlibat dalam kasus ini. “Nanti kami akan sampaikan angkanya dalam konferensi pers. Nilai pemerasan diperkirakan mencapai ratusan miliar,” ungkap Budi Prasetyo pada Kamis, 4 Juni 2026.

KPK juga menambahkan bahwa ada sejumlah uang tunai dalam berbagai mata uang asing yang berhasil disita sebagai barang bukti. “Ada US Dollar, ada Singapore Dollar,” jelasnya, meskipun tidak merinci jumlahnya.

Kasus ini menarik perhatian publik dan menyoroti masalah korupsi di sektor keimigrasian. Dengan ditetapkannya Silmy Karim sebagai tersangka, diharapkan tindakan tegas ini dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

KPK berkomitmen untuk mengungkap berbagai fakta dan melanjutkan penyelidikan, dengan harapan dapat menuntaskan kasus ini secepat mungkin. Penanganan kasus ini diharapkan bisa menjadi langkah penting dalam menanggulangi praktik penyelewengan yang merugikan negara dan masyarakat.

Exit mobile version