Stok Minyak Menipis, Chevron Peringatkan Krisis Energi Terulang
Thebatterysdown.com – CEO Chevron, Mike Wirth, mengingatkan dunia mengenai ancaman kelangkaan pasokan minyak yang dapat memicu krisis energi mirip dengan yang terjadi pada tahun 1970-an. Dalam diskusi di Milken Institute, Wirth menyampaikan bahwa saat ini, lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) sudah beralih menjadi permasalahan serius terkait pasokan fisik minyak di pasar global.
Wirth menjelaskan bahwa produksi minyak mentah Chevron mencapai 3,1 juta barel per hari, dan berdasarkan data yang ada, penutupan Selat Hormuz telah menguras cadangan penyangga minyak yang ada. Akibatnya, kemungkinan besar dunia akan menghadapi kondisi kelangkaan fisik yang akan berdampak pada pelambatan ekonomi, bahkan bisa menghentikan aktivitas ekonomi sama sekali.
Ia mengemukakan, “Kita akan mulai melihat kelangkaan fisik,” yang menunjukkan betapa seriusnya situasi yang dihadapi oleh pasar energi saat ini. Wirth juga menarik perhatian dengan membandingkan kondisi ini dengan krisis energi di dekade 1970-an, di mana negara-negara Barat menerapkan penjatahan bahan bakar, sementara masyarakat harus mengantri di pom bensin selama berjam-jam.
Kondisi ini menandakan perlunya tindakan cepat untuk mengelola aset energi secara lebih efisien serta meningkatkan sumber daya alternatif. Dengan situasi yang memburuk, berbagai pihak harus mulai bersiap untuk kemungkinan yang akan datang.
Kesimpulannya, pernyataan Wirth mencerminkan kekhawatiran mendalam akan dampak kelangkaan pasokan minyak di pasar global, yang perlu diwaspadai seiring dengan meningkatnya permintaan dan situasi geopolitik yang tidak menentu.
![Ritual Jakmania Sebelum Persija Jakarta Lawan Persib di Liga Super | thebatterysdown [original_title]](https://thebatterysdown.com/wp-content/uploads/2026/05/the_jakmania_menjalani_ritual_tiap_kali_jelang_persija_jakarta_menjamu_persib_bandung_okezone-bG7k_l.jpeg)
Post Comment