DPR Minta Pemerintah dan TNI Siapkan Mitigasi untuk 780 Prajurit ke Libanon

[original_title]

Thebatterysdown.com – Sebanyak 780 prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan segera dikirim ke Libanon untuk bergabung dalam misi pemeliharaan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Rencana pengiriman ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 22 Mei 2026. Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menekankan pentingnya mitigasi risiko serta penguatan intelijen sebelum keberangkatan pasukan.

Amelia mengungkapkan bahwa meskipun Komisi I mendukung komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia, mereka tidak ingin tragedi gugurnya prajurit TNI dalam misi sebelumnya terulang. Ia menilai upaya ini penting guna memastikan keselamatan anggota pasukan yang akan menjalankan misi di tengah situasi keamanan yang fluktuatif di wilayah tersebut.

“Kami mendukung langkah pemerintah dan TNI untuk terlibat dalam misi perdamaian. Namun, keselamatan prajurit harus menjadi prioritas utama,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/5/2026). Amelia juga menyerukan agar TNI mempersiapkan peraturan pelibatan, prosedur perlindungan pasukan, dan kemampuan menghadapi ancaman asimetris di lapangan.

Persiapan pun tidak hanya mencakup aspek fisik, tetapi juga perlunya jaminan logistik, kekuatan alat utama sistem senjata, serta skenario evakuasi darurat bila diperlukan. Evaluasi berkala terhadap ancaman keamanan di sekitar perbatasan Israel-Libanon menjadi perhatian serius.

Pernyataan mengenai pengiriman pasukan ini telah dikonfirmasi oleh Menteri Luar Negeri RI, Sugiono. Ia menggarisbawahi pentingnya kesiapan pasukan dalam menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan. Rencana ini merupakan bagian dari kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas internasional melalui misi PBB.

Baca Juga  Harga BBM BP Turun, Stok Mulai Pulih Pada 1 November

Post Comment

You May Have Missed