Kalung Berlian Bersejarah Rp68 Miliar Dicuri dari Museum Wina

[original_title]

Thebatterysdown.com – Sebuah kalung berlian platinum bersejarah seberat 200 karat yang pernah dimiliki keluarga Kerajaan Mesir dicuri dari Museum Seni Terapan (MAK) di Wina, Austria. Peristiwa pencurian ini terjadi pada Kamis sore saat museum masih dibuka untuk umum. Kepolisian setempat kini tengah memburu dua pelaku yang berhasil melarikan diri pasca aksi nekat tersebut.

Menurut pernyataan polisi, kedua pelaku masuk ke museum dengan membeli tiket resmi seperti pengunjung lainnya. Mereka kemudian memecahkan kaca etalase yang menyimpan kalung berharga itu menggunakan palu, sebelum melarikan diri dari lokasi. Pihak kepolisian mengkonfirmasi bahwa para pelaku membawa perhiasan tersebut ke arah yang tidak diketahui.

Untungnya, tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam insiden ini meskipun terdapat saksi mata. Polisi telah menggunakan anjing pelacak dan menyebarluaskan gambar dari kamera pengawas untuk mengidentifikasi dua tersangka yang digambarkan bertubuh ramping dengan rambut dan janggut gelap.

Kalung yang dicuri itu merupakan salah satu karya legendaris dari rumah perhiasan mewah Prancis, Van Cleef & Arpels, yang dihiasi 673 butir berlian. Dikenal sebagai hasil karya yang megah, kalung ini dibuat pada tahun 1939 dan pernah dikenakan oleh Ratu Nazli dari Mesir. Sebelum dipamerkan di Wina, kalung ini dilelang oleh Sotheby’s di New York dengan harga mencapai sekitar Rp68 miliar.

Pameran bertajuk “Glanzstücke” di mana kalung ini dipamerkan terpaksa dihentikan sementara setelah pencurian terjadi. Meskipun demikian, museum MAK tetap beroperasi secara terbatas untuk pengunjung. Kasus pencurian ini menambah daftar panjang aktivitas kriminal di museum-museum Eropa yang telah memicu perhatian mengenai keamanan di lembaga budaya tersebut.

Baca Juga  Panglima TNI: Penertiban Penggunaan Strobo dan Sirene Ilegal

Post Comment

You May Have Missed