Jembatan 12 Meter Ambles, Akses Utama ke Timor Terhambat Total

[original_title]

Thebatterysdown.com – Akses utama darat di Pulau Timor terhenti total akibat amblesnya jembatan di perbatasan Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, dan Desa Kuimasi, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kejadian yang terjadi pada Kamis, 26 Maret, sekitar pukul 05.00 Wita ini mengakibatkan jembatan sepanjang 12 meter ambles dengan kedalaman sekitar 1,3 meter, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.

Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas dari Kota Kupang menuju sejumlah kabupaten di daratan Timor terhenti, dengan antrean kendaraan panjang terlihat di kedua sisi jembatan. Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, melakukan peninjauan langsung lokasi kejadian bersama Kepala Dinas PUPR NTT, Benyamin Nahak, dan pihak terkait. Menurut Asadoma, kerusakan yang terjadi cukup parah dan tidak memungkinkan untuk dijadikan jalur transportasi saat ini.

Ia menegaskan bahwa jembatan ini merupakan jalur vital Trans Timor, sehingga dampak amblesnya jembatan sangat signifikan bagi aktivitas masyarakat. Pemerintah daerah berupaya cepat dalam menangani situasi ini, termasuk membuka jalur alternatif untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Di lokasi kejadian, juga ditemukan pipa air yang patah, yang berpotensi mengganggu distribusi air bersih ke beberapa wilayah. Perbaikan jembatan permanen dipastikan membutuhkan waktu, karena menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTT, Janto, menginformasikan bahwa pihaknya tengah mengerahkan alat berat untuk penanganan darurat dan menyiapkan jembatan alternatif. Dua opsi penanganan tengah dipersiapkan: pengalihan arus lalu lintas melalui jalan kabupaten dan pembangunan jembatan sementara di sisi hilir lokasi. Hingga saat ini, arus lalu lintas di jalur tersebut masih lumpuh, dan masyarakat diimbau untuk menggunakan jalur alternatif yang disediakan.

Baca Juga  Bocah 6 Tahun Indonesia Tertabrak Mobil di Singapura

Post Comment

You May Have Missed