Jepang Lanjutkan Fase II Konservasi Pantai Bali Rp1,08 Triliun

[original_title]

Thebatterysdown.com – Pemerintah Jepang telah mengumumkan kelanjutan proyek konservasi pantai di Bali dengan alokasi dana sebesar 9,85 miliar yen atau sekitar Rp1,08 triliun. Upaya ini bertujuan untuk mengatasi masalah erosi pesisir yang terjadi di Pulau Dewata, dengan target penyelesaian proyek hingga tahun 2028. Hal tersebut disampaikan oleh Konsul Jenderal Jepang, Miyakawa Katsutoshi, dalam konferensi pers di Denpasar, Bali.

Proyek ini meliputi beberapa lokasi penting, seperti Kuta, Legian, dan Seminyak di Kabupaten Badung, serta Nusa Dua, Tanjung Benoa, dan Sanur yang termasuk dalam paket III. Selain itu, konservasi juga akan diperluas ke daerah Candidasa di Kabupaten Karangasem yang tercakup dalam paket I.

Dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, proyek konservasi ini menandakan komitmen Jepang dalam mendukung perkembangan infrastruktur di Indonesia. Dana yang dialokasikan untuk fase II ini juga meningkat dibandingkan dengan fase I yang berlangsung antara tahun 2000 hingga 2008, di mana sejumlah 9,5 miliar yen telah digunakan.

Miyakawa menambahkan bahwa proyek ini merupakan bagian dari bantuan pembangunan resmi Jepang, yang bertujuan untuk mengurangi abrasi dan merevitalisasi ekosistem terumbu karang di kawasan tersebut. Pada fase pertama, proyek ini telah berhasil mengisi kembali pasir sebanyak 300 ribu meter kubik, serta membangun struktur penahan gelombang laut dan pemecah ombak.

Dengan adanya fase II, diharapkan dampak positif dari proyek ini akan dapat lebih dirasakan, tidak hanya untuk lingkungan, tetapi juga untuk pariwisata dan perekonomian lokal di Bali.

Baca Juga  Mesir dan Qatar Kritisi Pernyataan Netanyahu Soal Gaza

Post Comment

You May Have Missed