Mendag Tinjau Stok Bahan Pokok di Pasar Makassar

[original_title]

Thebatterysdown.com – Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Menteri Perdagangan Budi Santoso bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melakukan pemantauan harga dan stok bahan pokok di pasar tradisional dan ritel di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kunjungan ini berlangsung di Pasar Terong, salah satu pasar terbesar di daerah tersebut, pada Rabu lalu.

Mendag Budi Santoso menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi dan pasokan bahan pokok di tengah aktivitas perdagangan yang meningkat selama Ramadan. “Hasil pantauan menunjukkan bahwa pasar dalam kondisi ramai dan aktivitas perdagangan berjalan normal,” ujarnya.

Selama kunjungan, sejumlah komoditas penting dipantau, termasuk sayuran, cabai merah, bawang merah, ayam potong, daging, telur, beras, minyak goreng, dan gula pasir. Menurut Budi, pemerintah pusat, provinsi, dan kota bekerja sama untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan kelancaran aktivitas ekonomi di masyarakat.

Harga bahan pokok di pasar tradisional Makassar menunjukkan variasi, misalnya, harga cabai rawit kini berkisar antara Rp60.000 hingga Rp70.000 per kilogram, sedangkan bawang merah stabil di Rp40.000 per kilogram dan bawang putih sekitar Rp35.000 per kilogram. Untuk telur ayam, harga tercatat antara Rp57.000 hingga Rp60.000 per rak, sedangkan daging ayam dijual dengan harga Rp35.000 hingga Rp38.000 per kilogram, bergantung pada kualitasnya.

Stabilitas harga juga terlihat pada gula pasir yang dipatok di angka Rp16.500 per kilogram dan minyak goreng merek MinyaKita yang dijual sesuai ketentuan pemerintah yakni Rp15.600 per liter. Kegiatan pemantauan ini diharapkan dapat memberikan kepercayaan kepada masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri.

Baca Juga  Hearts2Hearts Ceriakan Penggemar Indonesia di Iklan Shopee 9.9

Post Comment

You May Have Missed