Pemprov Papua Optimalkan Produksi Telur untuk Dukung Pasokan MBG

[original_title]

Thebatterysdown.com – Produksi telur ayam di empat kabupaten di Provinsi Papua kini telah melebihi kebutuhan harian masyarakat, mencapai surplus sebesar 561.750 butir per hari. Kondisi ini memperkuat upaya swasembada pangan di daerah dan berkontribusi sebagai sumber pasokan utama bagi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pangan Provinsi Papua, Sri Utami, mengungkapkan bahwa keempat daerah tersebut meliputi Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, dan Kabupaten Sarmi. Wilayah-wilayah ini dikenal dengan sebutan Tanah Tabi karena berada dalam satu daratan yang sama.

Berdasarkan data terbaru, populasi ayam petelur di Papua mengalami peningkatan signifikan, yakni 28,8 persen, dari 582.700 ekor pada 2025 menjadi 750.679 ekor pada Juni 2026. Penambahan ini berkontribusi terhadap kapasitas produksi telur yang mencapai angka surplus tersebut. Selain itu, surplus produksi telur secara nasional yang mencapai sekitar 13 persen juga berpengaruh, menyebabkan pasokan dinilai melimpah dan harga telur mengalami penurunan di Papua.

Sri Utami menekankan bahwa dengan surplus ini, stok telur di Papua aman untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat, serta mendukung pelaksanaan Program MBG. Ia juga meminta agar seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memprioritaskan penggunaan telur lokal selama memenuhi standar harga, kualitas, dan mutu yang telah ditetapkan.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah untuk melindungi peternak lokal dan memastikan bahwa program nasional bisa memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat Papua.

Baca Juga  Komisi Informasi DKI Jakarta Adakan Sidang Perdana Ijazah Jokowi

Post Comment

You May Have Missed