Airlangga Dorong Perusahaan Biayai 30% Uang Saku Magang

[original_title]

Thebatterysdown.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengajak perusahaan untuk berbagi tanggung jawab dalam memberikan uang saku bagi peserta Magang Nasional tahap kedua. Dalam acara Jakarta Globe Insight di Jakarta, pada Selasa, Airlangga menyampaikan harapannya agar korporasi menanggung 20 hingga 30 persen dari uang saku peserta, setelah sebelumnya pemerintah menanggung 100 persen untuk tahap pertama.

Airlangga menjelaskan, pada tahap pertama program yang berlangsung dari 20 Oktober 2025 hingga 19 April 2026, pemerintah telah sepenuhnya membiayai uang saku peserta. Untuk tahap kedua, ia menekankan pentingnya keterlibatan perusahaan dalam pembiayaan ini. “Pembagian beban harus kita dorong, karena pada tahap sebelumnya, semua dibayar oleh pemerintah,” ujarnya.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengonfirmasi bahwa program Magang Nasional 2025 tahap pertama telah resmi ditutup, dengan total 16.112 peserta yang terdaftar di dua kategori: 1A dan 1B. Namun, pada akhir program, jumlah peserta aktif berkurang menjadi 11.949.

Peserta yang menyelesaikan program selama enam bulan akan menerima sertifikat, sementara mereka yang mengikuti lebih dari tiga bulan tetapi kurang dari enam bulan akan mendapatkan surat keterangan. Selain itu, Yassierli menyatakan bahwa pihaknya sedang meninjau usulan mengenai kontribusi perusahaan terhadap uang saku peserta, seiring dengan adanya pembinaan intensif yang dinilai cukup efektif dari perusahaan.

Yassierli menambahkan, langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam meningkatkan kualitas program magang.

Baca Juga  PPP Gelar Salat Gaib dan Doa Bersama Korban Bencana Sumatera

Post Comment

You May Have Missed