Andy Burnham Janji Hentikan Penyeberangan Kapal Kecil di Inggris

[original_title]

Thebatterysdown.com – Perdana Menteri Inggris, Andy Burnham, menegaskan komitmennya untuk mengatasi permasalahan migran yang melintasi Selat Inggris menggunakan kapal kecil. Ia mengungkapkan bahwa pemerintahannya akan bekerja “tanpa henti” untuk menekan angka kedatangan migran, terutama dengan melipatgandakan jumlah petugas penegak hukum yang menangani kasus penyelundupan manusia.

Dalam pernyataannya di Dover, Burnham menjelaskan, “Masyarakat ingin melihat masalah ini ditangani,” dan menekankan pentingnya membangun sistem yang memberikan jalur aman bagi para migran. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi daya tarik bagi geng penyelundup manusia.

Kementerian Dalam Negeri Inggris mengumumkan bahwa jumlah petugas Badan Kejahatan Nasional (NCA) yang terlibat dalam memberantas geng penyelundup telah meningkat menjadi hampir 800 personel, dibandingkan dengan 376 petugas pada awal tahun 2025. Burnham juga menyoroti bahwa Prancis mengikuti jejak yang sama dengan menambah jumlah petugas mereka.

Menanggapi pertanyaan tentang kebijakan imigrasi yang diusungnya, Burnham menegaskan perlu adanya solusi konkret. “Masyarakat tidak menyukai gagasan perbatasan yang tidak terkendali. Kita perlu mengembalikan kendali itu,” ungkapnya. Dia juga menyatakan bahwa dukungan harus diberikan kepada mereka yang membutuhkan.

Data terbaru menunjukkan bahwa sepanjang tahun lalu, terdapat hampir 300 tangkapan anggota geng penyelundup, dengan lebih dari 1.100 kapal kecil yang disita. Meski demikian, kebijakan imigrasi Burnham mendapat kritik tajam dari partai oposisi yang mendesak peningkatan tindakan, termasuk pengerahan Angkatan Laut untuk menanggapi kehadiran kapal migran.

Sementara itu, meski lebih dari 2.000 migran tiba di Inggris dalam dua pekan terakhir, angka penyeberangan kapal kecil dilaporkan turun sekitar 43 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Baca Juga  Ramon Tanque Pahlawan Persib, Raih Kemenangan atas Bangkok United

Post Comment

You May Have Missed