China Siap Luncurkan Beragam EV dan PHEV Terjangkau untuk Dunia

[original_title]

Thebatterysdown.com – Produsen mobil asal China tengah memasuki era baru dalam industri kendaraan listrik (EV) dengan meluncurkan beragam model berbiaya rendah di Guangzhou Motor Show. Dengan harga mulai dari 100.001 yuan (sekitar Rp235,3 juta) hingga 150.000 yuan (sekitar Rp352,9 juta), inisiatif ini menunjukkan tekad China untuk mendominasi pasar elektrifikasi massal.

Event ini memperlihatkan beberapa model baru, termasuk Leapmotor A10 dan hatchback listrik Lafa 5, yang akan diekspor secara global. Nio juga menandai eksistensinya dengan model Firefly, yang kini hadir dalam versi setir kanan dan direncanakan memasuki 17 pasar baru termasuk Amerika Tengah pada tahun depan. GAC memperkenalkan SUV Aion i60 yang menawarkan harga yang kompetitif.

Meski menciptakan berbagai pilihan model terjangkau untuk konsumen, industri otomotif China mengalami persaingan yang ketat. Selama sembilan bulan pertama tahun ini, terjual 2,35 juta unit EV dan PHEV dalam kisaran harga ini, menjadikannya segmen terluas di pasar, melampaui angka jual yang kurang dari 1,5 juta unit tahun lalu. Pada saat yang sama, model dengan harga 150.001 – 200.000 yuan tetap stabil dengan penjualan sekitar 2,3 juta unit.

Namun, kondisi ini membawa dampak negatif bagi produsen. Misalnya, laba bersih BYD mengalami penurunan 30 persen, yang merupakan penurunan pertama dalam empat tahun. Hal serupa juga dialami oleh Great Wall, meski penjualannya meningkat. Ekspor kendaraan juga terus menunjukkan pertumbuhan, dengan total 1,75 juta EV dan PHEV dikirim ke luar negeri dalam tiga kuartal pertama tahun ini, meningkat 89 persen dibanding tahun lalu.

Baca Juga  Paspor Malaysia Menyamai AS, Keuntungan Paspor Terkuat Dunia

Post Comment

You May Have Missed