Impor Minyak Rusia ke India Melonjak 50% di Selat Hormuz

[original_title]

Thebatterysdown.com – Impor minyak mentah India dari Rusia mengalami lonjakan hampir 50% pada awal Maret 2026. Kenaikan ini terjadi akibat terganggunya pasokan energi dari Timur Tengah yang disebabkan oleh krisis di Selat Hormuz. Sebagai negara pengimpor minyak terbesar ketiga di dunia, India berupaya mengatasi kekurangan pasokan yang diakibatkan oleh terhentinya jalur pengiriman utama di kawasan itu.

Menurut Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, dalam upaya merespons kekurangan pasokan minyak global, pemerintah AS telah memberikan izin kepada India untuk menerima impor minyak Rusia. Bessent juga menyatakan bahwa pencabutan sanksi terhadap minyak Rusia lainnya mungkin akan dipertimbangkan.

Data terbaru menunjukkan bahwa India kini membeli sekitar 1,5 juta barel per hari (bph) minyak mentah dari Rusia, meningkat dari 1,04 juta bph pada bulan Februari. Laporan dari media lokal menyebutkan bahwa kilang-kilang minyak India telah mengakumulasi sekitar 30 juta barel minyak Rusia setelah mendapat lampu hijau dari Washington, dengan semua kargo spot yang tersedia habis terjual dalam waktu kurang dari seminggu.

Peningkatan pembelian ini menjadi kemungkinan setelah dikeluarkannya izin khusus oleh Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) di bawah Departemen Keuangan AS pada 5 Maret. Izin tersebut berlaku selama 30 hari dan memungkinkan kilang-kilang minyak India untuk membeli minyak Rusia yang sudah dimuat di kapal. Dengan kondisi ini, India berharap dapat menstabilkan pasokan energi dan menjaga kestabilan ekonomi di tengah ketidakpastian yang ada.

Baca Juga  Kementerian HAM Awasi Program Makanan Gratis di Tabanan Bali

Post Comment

You May Have Missed