J&T Cargo Tingkatkan Keamanan Pengiriman Menjelang Akhir Tahun

[original_title]

Thebatterysdown.com – J&T Cargo telah meningkatkan prosedur penanganan barang kiriman seiring dengan meningkatnya aktivitas logistik menjelang akhir tahun 2026. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi risiko yang berkaitan dengan barang berbahaya dan barang terlarang, guna menjaga keselamatan operasional serta ketepatan waktu pengiriman.

Danu Permadi, Network Training Supervisor J&T Cargo Indonesia, menjelaskan bahwa keselamatan pengiriman sangat bergantung pada akurasi informasi dari pengirim dan penanganan yang tepat di setiap tahap proses. Ia menekankan pentingnya transparansi dari pelanggan, terutama saat lonjakan pengiriman mendekat. “Informasi yang akurat mengenai isi paket membantu petugas dalam mengidentifikasi potensi risiko sejak awal. Ini penting untuk mencegah dampak negatif pada armada pengangkut dan kiriman lainnya,” ujarnya pada 27 Oktober 2026.

Perusahaan juga membedakan antara barang terlarang, yang tidak dapat diterima karena melanggar hukum, dan barang berbahaya yang memerlukan penanganan khusus. Barang-barang ini mencakup bahan mudah meledak, gas, cairan mudah terbakar, serta zat beracun, dan ketentuan penanganannya dapat bervariasi tergantung jenis barang dan moda transportasi.

Dalam kegiatan sehari-hari, petugas J&T Cargo dilatih untuk mengenali indikasi kiriman berisiko, seperti label bahaya, kebocoran, atau kemasan yang rusak. Jika ditemukan indikasi barang berbahaya yang tidak dilaporkan, proses pengiriman akan dihentikan dan dilanjutkan dengan laporan serta penanganan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Dengan langkah ini, J&T Cargo bertujuan untuk menjamin keselamatan dan kelancaran arus logistik di tengah lonjakan pengiriman akhir tahun.

Baca Juga  Gerindra: Sekjen Tegaskan Noel Bukan Kader, KTA Dicabut Segera

Post Comment

You May Have Missed