KDMP Dapat Perkuat Nilai Tambah Pangan di Desa Menurut Pengamat

[original_title]

Thebatterysdown.com – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) diharapkan dapat berfungsi sebagai agregator pangan desa untuk memperpendek rantai pasok dan meningkatkan nilai tambah produk pertanian. Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, mengemukakan pentingnya fungsi ini agar produk-produk dari desa dapat menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor.

Dalam sebuah wawancara di Jakarta, Bhima menjelaskan bahwa banyak produk desa saat ini menghadapi masalah dalam rantai pasok yang panjang dan akses pasar yang terbatas. Ia menggarisbawahi, agar KDMP mampu bertahan dan berkembang, maka perlu fokus untuk menyerap, mengonsolidasikan, serta memperluas pemasaran produk lokal. Hal itu diharapkan bisa meningkatkan harga komoditas pertanian.

Lebih jauh, Bhima menekankan bahwa penguatan KDMP sebagai agregator juga bisa membantu menjaga pasokan pangan dan meningkatkan posisi tawar petani serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia menyoroti pentingnya kolaborasi dengan badan usaha milik negara seperti PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mendukung distribusi dan pembiayaan produk desa.

Di sisi lain, Esther Sri Astuti dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menambahkan bahwa KDMP bisa berperan lebih efektif dalam ekosistem pangan jika menjalankan fungsinya secara optimal. Ia mengusulkan agar koperasi desa berperan sebagai penyerap hasil panen serta penyedia infrastruktur penyimpanan yang tepat.

Pemerintah sebelumnya telah meresmikan 1.061 KDMP untuk mendukung ekonomi desa dan distribusi pangan. Targetnya adalah memperkuat pengembangan usaha dan distribusi pangan di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga  Paramount Siapkan Film Live-Action Call of Duty, Adaptasi Gim Terpopuler

Post Comment

You May Have Missed