Mumi Anak Andes Terungkap Sebagai Korban Ritual Inca

[original_title]

Thebatterysdown.com – Tiga mumi anak-anak yang ditemukan di puncak Gunung Berapi Llullaillaco, yang terletak di perbatasan Argentina dan Cile, kini dikenal sebagai salah satu contoh pengawetan alami terbaik di dunia. Namun, analisis terbaru terhadap sisa-sisa tanaman yang ditemukan di makam mereka mengungkapkan bahwa kematian mereka lebih dari 500 tahun lalu tidak lepas dari ritual yang mengerikan.

Mumi yang dikenal sebagai “Anak-Anak Llullaillaco” meliputi seorang gadis remaja dan dua anak berusia sekitar tujuh tahun. Penelitian selama dua dekade menunjukkan bahwa sebelum mereka ditemukan tewas membeku di kuil bawah tanah, mereka diberi makanan mewah, serta disuguhi alkohol dan daun koka secara intensif.

Melalui penanggalan karbon pada sisa-sisa tanaman seperti jagung dan singkong, para arkeolog berhasil memperkirakan waktu kematian mereka antara tahun 1462 dan 1507, dengan asumsi terdekat sekitar tahun 1499. Periode ini sejalan dengan masa pemerintahan Huayna Capac, salah satu kaisar terakhir Kerajaan Inca, yang dikenal melakukan perjalanan ke wilayah selatan kekaisarannya, termasuk bagian barat laut Argentina.

Ritual pengorbanan anak ini diyakini bukan hanya upacara keagamaan, melainkan juga strategi politik untuk mengikat wilayah-wilayah baru yang ditaklukkan. Para peneliti berargumen bahwa tindakan ini mungkin merupakan bagian dari kampanye yang didukung negara, berfungsi untuk memperkuat kehadiran Inca dan memperingati peristiwa penting politik saat itu.

Sebagai penutup, pengorbanan ketiga anak tersebut merupakan bagian dari upaya Huayna Capac untuk mempertahankan persatuan budaya dan menegaskan otoritas kekaisaran menjelang kedatangan bangsa Eropa ke Amerika. Penemuan ini memberikan wawasan baru mengenai praktik ritual kuno yang pernah ada dalam sejarah Kerajaan Inca.

Baca Juga  Kejagung Siap Beri Sanksi Jika Kejari Karo Tak Profesional

Post Comment

You May Have Missed