Pelaku Kekerasan Dalam Negeri Terinspirasi dari Luar Negeri

[original_title]

Thebatterysdown.com – Siswa SMP Negeri Sungai Raya, Kalimantan Barat, terlibat dalam aksi pelemparan bom molotov ke sekolah mereka, yang diduga terinspirasi oleh tindakan kekerasan internasional. Detasemen Khusus (Densus 88) Antiteror Polri mengonfirmasi bahwa terdapat nama-nama pelaku kekerasan ekstrem di dalam tas pelaku yang menunjukkan pengaruh dari komunitas radikal secara online.

Kombes Mayndra Eka Wardhana, juru bicara Densus 88, mengungkapkan bahwa penemuan ini mencakup nama-nama individu terkenal yang terlibat dalam insiden penembakan massal, seperti Stephen Paddock, yang bertanggung jawab atas tragedi Las Vegas pada tahun 2017, di mana puluhan orang tewas. Penyerangan ini dianggap salah satu yang paling mengerikan dalam sejarah AS.

Tidak hanya itu, nama Adam Peter Lanza, pelaku penembakan di Sandy Hook Elementary School pada tahun 2012, juga ditemukan. Insiden tersebut menyebabkan kematian banyak anak dan guru, dan kerap dijadikan simbol tindakan kekerasan ekstrem. Selain itu, Seung-Hui Cho, pelaku penembakan Virginia Tech pada tahun 2007 yang telah banyak dibahas dalam konteks studi tentang individu yang bertindak sendirian dan perasaan terasing dalam masyarakat, juga disebutkan.

Penembakan dan aksi kekerasan lainnya yang terinspirasi oleh pelaku-pelaku ini menunjukkan adanya tren yang mengkhawatirkan, di mana generasi muda dapat terpengaruh oleh budaya kekerasan global. Densus 88 akan terus melakukan investigasi untuk memahami lebih lanjut motivasi dibalik aksi tersebut serta mencegah potensi kasus serupa di masa depan. Kejadian ini menjadi pengingat akan perlunya pendidikan dan kesadaran tentang pengaruh negatif dari informasi ekstrem yang dapat merusak generasi muda.

Baca Juga  Kurs Rupiah Fluktuatif, Terkoreksi ke Rp16.738 per USD

Post Comment

You May Have Missed