Rupiah Terus Terjun, Akhir Pekan Tembus Rp17.382 per Dolar AS
Thebatterysdown.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami penurunan pada akhir perdagangan Jumat, mencatatkan pelemahan sebesar 49 poin menjadi Rp17.382 per dolar AS. Kejatuhan ini menunjukkan kondisi yang kurang solid bagi mata uang Indonesia, dengan data dari JISDOR BI mencatat rupiah menyusut hingga Rp17.375/USD, dibandingkan sebelumnya di level Rp17.362.
Ibrahim Assuaibi, seorang pengamat pasar uang, mengungkapkan bahwa faktor eksternal berperan besar dalam pelemahan rupiah. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang meningkat, menjelang kesepakatan untuk menghentikan konflik, menjadi salah satu penyebab. Meski ada harapan untuk gencatan senjata dan pembukaan Selat Hormuz, situasi kembali memanas.
“Pertempuran kembali pecah antara AS dan Iran membahayakan gencatan senjata yang sebelumnya rapuh, menghancurkan harapan untuk pembukaan kembali Selat Hormuz, yang merupakan jalur utama transit minyak dan gas,” jelas Ibrahim dalam analisisnya. Tuduhan saling menyerang antara kedua negara juga semakin memperuncing situasi, dengan Iran menuduh AS melanggar kesepakatan gencatan senjata, sementara AS menyatakan serangan dibalas setelah insiden yang melibatkan kapal angkatan lautnya.
Ketidakpastian global ini telah memberikan dampak signifikan terhadap nilai tukar rupiah, yang kini lebih rentan terhadap fluktuasi akibat kondisi internasional. Pengawasan lebih lanjut terhadap situasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang stabilitas nilai mata uang Indonesia ke depan.
![Penyebab Audi Jual Hanya 5 Mobil Dalam 3 Bulan Terungkap | thebatterysdown [original_title]](https://thebatterysdown.com/wp-content/uploads/2026/05/hidup-segan-mati-tak-mau-ini-penyebab-audi-hanya-jual-5-mobil-dalam-3-bulan-yup.jpg)
Post Comment