Saudi dan Emirat Arab Diskusikan Ancaman Iran yang Meningkat

[original_title]

Thebatterysdown.com – Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, dan Presiden Emirat Arab, Mohamed bin Zayed, melakukan pembicaraan pada Sabtu (28/2) terkait serangan balasan Iran di Teluk. Ini merupakan komunikasi pertama mereka setelah ketegangan publik yang muncul pada akhir Desember lalu.

Dalam percakapan tersebut, kedua pemimpin membahas perkembangan terkini di kawasan, terutama serangan yang menargetkan Emirat Arab dan negara-negara tetangga lainnya. Menurut siaran resmi dari kantor berita Emirat, WAM, mereka mengecam eskalasi yang dianggap sangat berbahaya dan dapat mengancam keamanan serta stabilitas wilayah tersebut.

Putra Mahkota Saudi menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh kepada Emirat, menyiapkan semua sumber daya yang diperlukan. Menanggapi hal ini, Presiden Emirat mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas solidaritas yang ditunjukkan Saudi.

Sementara itu, Brasil juga mengeluarkan pernyataan yang menyatakan keprihatinan mendalam mengenai serangan oleh Amerika Serikat dan Israel yang memicu reaksi balasan dari Iran. Kementerian Luar Negeri Brasil menyerukan semua pihak untuk menghormati hukum internasional dan menahan diri dari tindakan yang dapat memperburuk ketegangan serta menjaga perlindungan warga sipil.

Di sisi lain, Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Presiden AS, Donald Trump, tidak berencana untuk memberikan pidato kepada publik setelah serangan terhadap Iran. Pejabat Gedung Putih menyangkal adanya laporan tentang rencana pidato tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada arahannya terkait hal ini.

Ketegangan di wilayah tersebut memerlukan perhatian dunia, mengingat dampak yang dapat timbul dari konflik yang terus meningkat.

Baca Juga  Ide Kocak Bio Akun Kedua yang Bikin Followers Terhibur

Post Comment

You May Have Missed