Sucofindo Ajak Inovasi Karbon dan Ketahanan Pangan di ENSIA 2026

[original_title]

Thebatterysdown.com – PT Sucofindo (Persero) berkomitmen untuk mendorong dua isu strategis dalam penyelenggaraan Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026. Acara ini mengangkat tema “Innovation for Sustainable Business and Resilient Community” yang berfokus pada pengembangan pasar karbon dan penguatan ketahanan rantai pasok pangan.

Di acara tersebut, Bonn Choi, Senior Researcher dari Korea Research Institute on Climate Change (KRIC), menjelaskan bahwa implementasi Artikel 6 dari Perjanjian Paris membuka peluang bagi pengembangan mekanisme pasar karbon. Ini diharapkan dapat menjadi instrumen efektif dalam upaya pengurangan emisi di Indonesia. Bonn mengungkapkan bahwa investasi dalam teknologi inovatif serta fasilitas rendah emisi mampu menghasilkan reduksi gas rumah kaca yang berpotensi memiliki nilai ekonomi melalui mekanisme pasar karbon yang telah ditetapkan secara internasional.

Lebih lanjut, Bonn menegaskan pentingnya pengurangan emisi dalam dua aspek, yakni mendukung pencapaian target Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia dan menciptakan peluang baru untuk pendapatan melalui perdagangan karbon. Dia mencatat bahwa pengembangan teknologi hijau dan kerjasama antara sektor publik dan swasta akan menjadi kunci keberhasilan inisiatif ini.

Acara ENSIA 2026 tidak hanya menyajikan pencerahan mengenai isu lingkungan, tetapi juga mendorong stakeholders untuk berinovasi dalam menciptakan solusi berkelanjutan. Dalam konteks ketahanan pangan, Sucofindo menekankan pentingnya penguatan rantai pasokan agar masyarakat dapat lebih resilien menghadapi berbagai tantangan yang ada.

Melalui langkah proaktif ini, PT Sucofindo berupaya memperkuat peran Indonesia dalam mitigasi perubahan iklim serta mempromosikan bisnis yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.

Baca Juga  Strategi Lengkap Menghadapi SNPMB 2026: Syarat, Jadwal, dan Cara Daftar Akun yang Wajib Kamu Tahu

Post Comment

You May Have Missed