Usaha Evakuasi Sultan Arab, Penerbangan Khusus Diresmikan

[original_title]

Thebatterysdown.com – Jalur penerbangan khusus baru dibuka sebagai respons terhadap ketegangan yang meningkat di Dubai akibat serangan dari Iran. Amid ketidakpastian, warga Dubai khususnya para miliarder, berusaha melarikan diri melalui alternatif seperti jet pribadi, setelah penutupan bandara di emirat itu.

Kota yang dikenal dengan kemewahan dan menjadi tempat berkumpulnya para tokoh berpengaruh, kini berada dalam situasi kritis. Serangan drone dan rudal yang diluncurkan sebagai reaksi terhadap tindakan AS dan Israel telah merusak infrastruktur kunci, termasuk bandara dan beberapa landmark terkenal. Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan pihaknya saat ini aktif mencegat ancaman udara tersebut. Selain itu, UEA juga menutup kedutaan besarnya di Teheran di tengah semakin meluasnya konflik regional.

Sementara itu, beberapa warga Dubai telah beralih ke opsi lain dengan melakukan perjalanan darat ke Oman. Perjalanan ke Muscat yang berlangsung selama empat setengah jam relatif aman, dan bandara di sana tetap beroperasi meski mengalami sejumlah keterlambatan. Berdasarkan pantauan, banyak penerbangan komersial dari Muscat menuju Eropa sudah penuh hingga akhir pekan.

Alexandra Vavilova, seorang turis asal Rusia, berhasil mengamankan tiket terakhir untuk penerbangan dari Muscat menuju Kolombo, Sri Lanka. Di sisi lain, permintaan untuk jet pribadi mengalami lonjakan signifikan. JetVip, perusahaan penyedia jet di Muscat, melaporkan harga penerbangan ke Istanbul melonjak hingga €85.000, sementara kursi pada penerbangan charter pribadi menuju Moskow dibanderol sekitar €20.000 per orang. Kenaikan harga ini mencerminkan besarnya permintaan di tengah kondisi yang makin genting.

Baca Juga  Asosiasi Logistik Puji Akses BBM Pertamina di Berbagai Daerah

Post Comment

You May Have Missed