Ford Siapkan Kendaraan Baru dengan Harga Lebih Terjangkau

[original_title]

Thebatterysdown.com – Ford, pabrikan otomotif asal Amerika Serikat, mengumumkan rencana untuk meluncurkan berbagai kendaraan multi-powertrain baru dengan harga yang lebih terjangkau. Menurut Presiden Ford Blue dan Model e, Andrew Frick, perusahaan berencana merilis lima model baru dengan harga mulai di bawah 40.000 dolar AS, atau sekitar Rp675 juta, pada akhir dekade ini.

Pengumuman ini disampaikan dalam Pameran National Automobile Dealers Association (NADA) awal bulan ini. Frick menjelaskan bahwa kendaraan baru tersebut akan mencakup beragam jenis, termasuk mobil, truk, SUV, van, dan kendaraan berbasis energi alternatif. Meskipun tidak semua kendaraan akan menggunakan platform Universal EV (UEV) yang direncanakan, Ford menjanjikan inovasi dalam desain dan efisiensi produksi.

CEO Ford, Jim Farley, menjelaskan bahwa kendaraan pertama yang akan mengadopsi platform UEV adalah pikap listrik berukuran menengah, diperkirakan dengan harga sekitar 30.000 dolar AS. Platform UEV dirancang untuk mengurangi penggunaan komponen hingga 20 persen dan mempercepat waktu perakitan hingga 15 persen.

Ford juga menggunakan baterai prismatik lithium-besi fosfat (LFP), yang tidak memanfaatkan nikel atau kobalt, sehingga mengurangi biaya dan meningkatkan ruang interior. Dengan pendekatan ini, Ford mengklaim biaya kepemilikan selama lima tahun untuk produk baru mereka akan lebih rendah dibandingkan dengan Tesla Model Y.

Dalam hal aerodinamika, Ford menggunakan tim dengan pengalaman dari dunia Formula 1 untuk mengoptimalkan kinerja kendaraan, menjanjikan efisiensi yang lebih baik dibandingkan produk lain di pasar saat ini. Meskipun rincian lebih lanjut tentang jarak tempuh masih dirahasiakan, fokus pada teknologi baterai dan desain aerodinamis diharapkan memberikan jangkauan berkendara minimal 300 mil. Ford terus berupaya untuk menghadirkan inovasi yang lebih terjangkau dan efisien di segmen kendaraan listrik.

Baca Juga  UKI Resmi Luncurkan Program Doktor Manajemen GRCS Baru

Post Comment

You May Have Missed