Jalan Berliku untuk Internasionalisasi Bahasa Indonesia

[original_title]

Thebatterysdown.com – Bahasa Indonesia terus berupaya ditingkatkan statusnya menjadi bahasa internasional. Pertama kali diikrarkan sebagai bahasa nasional pada 28 Oktober 1928 melalui Sumpah Pemuda, bahasa ini telah menjadi bagian penting dari identitas bangsa. Pada 18 Agustus 1945, bahasa Indonesia resmi diakui dalam UUD 1945, menetapkannya sebagai bahasa negara.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, pemerintah berkomitmen untuk memajukan bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional secara bertahap dan berkelanjutan. Cita-cita mulia ini tercermin dalam berbagai program pengajaran, seperti Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), yang dirancang untuk memperkenalkan bahasa Indonesia ke kalangan global. Hingga kini, terdapat lebih dari 2.300 pengajar BIPA yang telah berkontribusi pada 772 lembaga di 57 negara, dengan total 200.956 pembelajar yang terlibat.

Terbaru, pada 20 November 2023, bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa resmi ke-10 di Konferensi Umum UNESCO, menandakan langkah maju yang signifikan dalam upaya internasionalisasi. Keberhasilan ini bukan sekadar momen simbolis, tetapi hasil dari kerja keras berbagai pihak, termasuk pengajar dan pemangku kepentingan di pemerintah.

Meskipun ada kemajuan, tantangan tetap ada. Sikap negatif terhadap bahasa Indonesia di kalangan beberapa pengguna, terutama generasi muda, menjadi isu yang perlu diatasi. Di beberapa sekolah internasional, bahasa Inggris seringkali lebih diutamakan, meskipun Undang-Undang mengatur agar bahasa Indonesia dipakai dalam forum resmi.

Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kesadaran akan pentingnya bahasa Indonesia sebagai identitas sosial budaya bangsa. Upaya bersama seluruh masyarakat diperlukan untuk memperkuat posisi bahasa Indonesia di tingkat internasional, agar tidak hanya diakui, tetapi juga digunakan dalam berbagai bidang, termasuk perdagangan dan ilmu pengetahuan.

Baca Juga  Pemkot Kenalkan Wisata Makassar ke Maher Zain Secara Internasional

Post Comment

You May Have Missed