Kemendikdasmen Segera Mendirikan Tenda Darurat untuk Sekolah

[original_title]

Thebatterysdown.com – Kemendikdasmen terus melakukan upaya pemulihan layanan pendidikan pascabencana banjir di Sumatra, khususnya di Kota Subulussalam dan Kabupaten Aceh Singkil. Langkah ini diambil guna memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung meski dalam keadaan darurat. Sejak awal penanganan, kementerian telah menyalurkan bantuan berupa tenda darurat, 1.005 school kit, dan dana pendidikan dengan total nilai mencapai Rp450 juta, yang difokuskan pada kebutuhan 52 satuan pendidikan.

Dari total bantuan tersebut, Kota Subulussalam menerima Rp215 juta untuk 28 satuan pendidikan yang mencakup 11 PAUD, 14 SD, dan 3 SMP. Sementara itu, Kabupaten Aceh Singkil memperoleh Rp235 juta untuk 24 satuan pendidikan, yang terdiri dari 5 PAUD, 13 SD, dan 6 SMP. Kepala Sekolah SDN Jabi-Jabi, Sabariah, menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut, berharap agar dukungan ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga mengarah kepada solusi jangka panjang seperti relokasi.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh Singkil, Amran Ramli, juga menekankan pentingnya kehadiran pemerintah pusat dalam memberikan dukungan dan semangat kepada sekolah-sekolah terdampak. Warga sekolah, termasuk orang tua murid, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap bantuan yang diberikan.

Staf Khusus Mendikdasmen, Didik Suhardi, menjelaskan proses pemulihan dilakukan dalam dua tahap, yaitu tanggap darurat dan tahap pemulihan. Pada tahap ini, kementerian fokus pada pemetaan dan pendataan kebutuhan pendidikan guna memulihkan kondisi belajar mengajar dengan cepat. Komitmen Kemendikdasmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan satuan pendidikan terhadap bencana di masa mendatang, serta memastikan anak-anak tetap mendapatkan hak dasar atas pendidikan.

Baca Juga  Volume Lalin Tol Regional Nusantara Diperkirakan Meningkat 4,01%

Post Comment

You May Have Missed