Pemprov Jateng Dorong UMKM Lewat Kebijakan Sarung Batik

[original_title]

Thebatterysdown.com – Kebijakan pemerintah Provinsi Jawa Tengah terkait pemakaian sarung batik atau lurik oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat ditujukan untuk mendorong perkembangan bisnis sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menjelaskan bahwa sarung merupakan bagian dari kekayaan budaya Indonesia, dan pemakaiannya bisa memperkuat identitas lokal.

Dalam pernyataannya di Semarang, Yasin menegaskan bahwa sarung bukan sekedar identitas agama tertentu, melainkan telah diterima secara luas oleh masyarakat dari berbagai latar belakang. Menurutnya, penggunaan sarung batik juga diharapkan dapat memberi dampak positif bagi ekonomi lokal dengan meningkatkan permintaan terhadap produk-produk UMKM yang memproduksi sarung. “Dengan kebijakan ini, diharapkan pembelian sarung dari UMKM di Jawa Tengah akan meningkat,” ujarnya.

Dikenal sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO sejak 2019, batik kini telah menembus pasar internasional. Menurut Yasin, produk sarung batik dan lurik Indonesia telah diekspor ke berbagai negara, termasuk Eropa dan Asia, meningkatkan potensi promosi budaya lokal.

Sementara itu, Dosen Ilmu Politik dan Pemerintahan Universitas Diponegoro, Wahid Abdurahman, menambahkan bahwa sarung batik memiliki akar budaya yang kuat dalam tradisi masyarakat. Ia menilai, pemakaian sarung batik setidaknya sekali seminggu dapat membangun kepribadian dalam budaya yang lebih mendalam.

Dari segi angka, terdapat sekitar 49.877 ASN di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, di mana sekitar 90% di antaranya adalah laki-laki. Jika masing-masing dari mereka membeli dua sarung batik seharga Rp300.000, maka potensi keuntungan yang dapat diraih dari bisnis ini mencapai miliaran rupiah. Kebijakan ini diharapkan tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga kontribusi ekonomi bagi para pelaku UMKM.

Baca Juga  Menu Masak Seminggu: Lezat dan Praktis untuk Keluarga

Post Comment

You May Have Missed