Presiden Macron Tampil Berbeda dengan Kacamata Hitam di Davos

[original_title]

Thebatterysdown.com – Presiden Prancis Emmanuel Macron tampil berbeda saat memberikan pidato di Forum Ekonomi Dunia (WEF) yang berlangsung di Davos, Swiss, dengan mengenakan kacamata hitam. Pemakaian kacamata tersebut menarik perhatian media internasional dan memicu berbagai spekulasi terkait alasan di baliknya.

Dalam pidatonya pada tanggal 20 Januari, Macron, yang terlihat mengenakan kacamata seperti agen rahasia, mengkritik praktik proteksionisme global. Berita terkait penampilannya menyebar dengan cepat, dibahas oleh berbagai media besar dunia seperti CNN dan BBC, yang menyebutnya sebagai “kacamata misterius Macron”.

Sebelumnya, pada 15 Januari, Macron terlihat di pangkalan udara Prancis dengan mata merah. Ia menganggap kondisinya “sama sekali tidak berbahaya” dan mengibaratkannya dengan istilah “l’oeil du tigre”, mengacu pada karakter Rocky III yang melambangkan keteguhan.

Kantor pers Macron mengonfirmasi bahwa penggunaan kacamata hitam disebabkan kebutuhan akan alat bantu pernapasan yang bersifat sementara dan tidak menyakitkan, dan diharapkan akan sembuh dalam waktu satu hingga dua minggu. Ditegaskan pula bahwa kondisi tersebut tidak memengaruhi penglihatannya dan umumnya merupakan akibat dari ketegangan.

Dalam pernyataannya di WEF, Macron tidak hanya menanggapi tarif yang diterapkan oleh Presiden A.S. Donald Trump, tetapi juga mengkritik langkah-langkah yang dianggapnya berpotensi melemahkan dan menundukkan Eropa. Pidato tersebut membuat riuh diskusi di kalangan pejabat global yang hadir dalam forum tersebut, sekaligus mempertegas posisi Prancis di pentas internasional.

Baca Juga  Kapolri Pastikan Tindakan Tegas Terhadap Pembuat Kerusuhan

Post Comment

You May Have Missed