Propam Selidiki Penganiayaan 3 Petugas SPBU oleh Oknum Aparat

[original_title]

Thebatterysdown.com – Tiga karyawan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Cipinang, Jakarta Timur, diduga mengalami penganiayaan oleh seorang pelanggan yang mengklaim sebagai aparat keamanan. Insiden ini menarik perhatian Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya, yang mengunjungi lokasi untuk meminta keterangan pada Senin, 23 Februari 2023.

Salah satu korban, Mukhlisin, 38 tahun, mengatakan bahwa petugas dari Propam datang sekitar pukul 15.30 WIB untuk menelusuri kejadian tersebut. Menurutnya, kejadian berlangsung saat pelanggan yang menggunakan mobil pribadi mencoba melakukan pengisian bahan bakar subsidi. Namun, petugas SPBU menolak permohonan tersebut karena adanya ketidakcocokan data sistem, di mana nomor polisi mobil yang terdaftar tidak sesuai dengan gambar di mesin Electronic Data Capture (EDC).

Kekacauan terjadi ketika pelanggan tidak terima dan melayangkan sejumlah pukulan kepada tiga pegawai SPBU, yaitu Lukmanul Hakim, Khairul Anam, dan Mahbudin, ketika mereka mencoba merelai pertikaian. Mukhlisin mengungkapkan bahwa Khairul menerima tamparan, Lukman dipukul di rahang, sementara Mahbudin mengalami cedera pada bagian pipi hingga giginya menjadi goyang.

Pelaku diketahui memberikan tekanan kepada korban dengan mengaitkan namanya pada seorang jenderal dan Kapolda, meskipun tidak mengenakan seragam resmi. Kejadian ini memicu keraguan mengenai perilaku banyak oknum yang mencatut nama institusi untuk intimidasi.

Pihak kepolisian melalui juru bicara Kombes Budhi Hermanto belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai perkembangan penyelidikan ini, meminta waktu untuk memberikan klarifikasi terkait insiden yang mengganggu perhatian publik ini.

Baca Juga  Subaru STI Listrik dan Hybrid Siap Debut di Japan Mobility 2025

Post Comment

You May Have Missed