Yogyakarta Pimpin Rerata Nilai TKA 2025 dalam Matematika

[original_title]

Thebatterysdown.com – Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 mencatat partisipasi sekitar 3,56 juta siswa dari total 4,1 juta calon peserta, meskipun tes ini bersifat sukarela. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme lembaga pendidikan dan peserta terhadap asesmen nasional berbasis kompetensi di Tanah Air. TKA ini menguji tiga mata pelajaran wajib: Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris, dengan harapan dapat meningkatkan standar pendidikan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa TKA memiliki tiga fungsi utama. Pertama, sebagai alat untuk menilai hasil belajar (assessment of learning). Kedua, sebagai dasar perbaikan metode pembelajaran (assessment for learning). Ketiga, sebagai bagian dari sistem penilaian pendidikan yang lebih komprehensif (assessment as learning). Meski hasil TKA tidak mempengaruhi kelulusan, hasil tersebut menjadi pertimbangan dalam kebijakan pendidikan dan jalur masuk perguruan tinggi.

Hasil TKA, yang terdiri dari nilai rerata per provinsi, akan disampaikan kepada pemerintah daerah, sekolah, dan individu siswa. Ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di masa mendatang. Evaluasi semacam ini penting dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan siswa.

Dengan adanya TKA, diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai capaian belajar siswa, sekaligus menjadi acuan bagi kebijakan pendidikan ke depan. Sertifikat hasil TKA 2025 akan mulai dibagikan kepada peserta pada 5 Januari 2026, memberikan legasi bagi para siswa dalam perjalanan akademis mereka.

Baca Juga  PSIM Yogyakarta Akui Kekuatan Persita Usai Kalah 0-4

Post Comment

You May Have Missed